| |
|
|
| |
|
|
| |
|
Donasi |
|
Donasi dan sumbangan dapat diberikan kepada Perkumpulan Desa Mandiri melalui rekening BRI Nomer 3751-01-000103-50-9 a/n PUNDEN
|
|
|
click here ENGLISH IDENTIFY the signals Sungai Brantas melintasi 11 kabupaten di povinsi Jawa Timur. Sungai Brantas dulu merupakan sentral dari kegiatan rakyat sekitar sungai, tetapi karena kerusakannya, sungai Brantas justru menjadi “musuh” karena seringkali menimbulkan bencana. Dan pemerintah setempat tidak punya keinginan politik untuk menyelesaikan persoalan ini. CHART the problem Kebijakan Negara yang hanya mementingkan pengembalian hutan hanya di gunung, dan lahan kritis di dataran saja. Pemerintah tidak pernah memperhatikan sungai sebagai bagian penting yang harus dikelola. Dampaknya, sungai-sungai sering kali meluap dan mengakibatkan banjir yang merugikan lahan-lahan pertanian rakyat dan mematikan aktivitas produksi rakyat sekitar sungai DENOUNCE Pengelolaan sungai Brantas menjadi kewenangan pihak provinsi, sehingga pengelolan sungai Brantas tidak pernah bisa cepat dan terintegrasi di 11 kabupaten ini. ATTRACT support - Punden bersama-sama kelompok masyarakat menanam bambu sepanjang 7 kilo meter di sekitar sungai yang meliputi 7 desa di Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang
- Punden melakukan hearing dengan pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mendukung gerakan Punden dalam penanaman ini dan mendorong pihak pemerintah utnuk melakukan hal yang sama seperti yang sudah dilakukan
- Punden membentuk kelompok-kelompok di sepanjang sungai di 7 desa untuk menjadi pengelola dan penjaga keberlanjutan hutan bambu.
- Punden mendorong tokoh-tokoh masyarakat untuk mensikapi persoalan Brantas dengan melakukan doa bersama di pinggiran sungai dengan memutar film dan penyalaan obor semalam suntuk.
- Punden menerbitkan selebaran dan poster tentang Konservasi Brantas sebagai media kampanye untuk menggugah kesadaran lingkungan warga sekitar sungai yang disebarkan di Kantor Pemerintah Desa, sekolah-sekolah dan masjid sepanjang sungai Brantas
BREAK the vicious circle Punden bekerja dengan organisasi-organisasi komunitas di 7 desa telah menyelamatkan hutan bambu di sepanjang sungai yang kritis, sehingga tidak terjadi luapan air dan abrasi sungai.
|
|
|
KATA MEREKA |
Sudah dua tahun lebih Paguyuban Mandiri ( Paman ) berdiri, banyak hal yang sudah di hasilkan dan dicapai, walaupun demikian banyak juga kecaman dan hujatan dari berbagai pihak yang tidak ingin masyarakatnya maju dan berkembang, oleh segelintir orang yang tidak ingin budaya gotongroyong dan kebersamaan berkembang kembali di masyarakat. Akan tetapi hal itu sudah biasa dalam masyarakat kita saat ini. ”MENATA LEBIH SULIT DARI PADA MEMELIHARA”??? mengapa demikian karena menata merupakan proses awal untuk menentukan pondasi dan arah yang kuat dalam membentuk sebuah organisasi atau perkumpulan, karena kita harus mulai dari mana, apa yang akan kita lakukan. Sedangkan memelihara”kita harus mengisi wadah bangunan kelompok maupun perkumpulan agar roda organisasi berjalan seimbang dan bersatu.
Sukardi - Sekertaris Paguyuban Mandiri ( PAMAN ) Ds.Garu Kec.Baron Nganjuk |
|
|
|
|
|
|
|